Blue Flower

Kelompok pakar kesehatan memperingatkan tidak untuk makan di meja kerja, walaupun tengah istirahat meskipun. Hal semacam ini menyebabkan mengkonsumsi penambahan, hingga bikin resiko obesitas (kegemukan) makin tinggi.

 

Sekjen Asosiasi Osteoporosis Indonesia, Dr Andi Kurniawan, SpKO, menyampaikan, meningkatnya tingkat obesitas yang penting dalam 3 th. akhir-akhir ini nyatanya bisa karena sebab sangat banyak duduk.

 

" Masalahnya, tidak cuma di Indonesia. Beragam negara di semua dunia juga alami penambahan jumlah obesitas lantaran orang-orangnya kurang bergerak. Pola hidup tak aktif berikut sebagai penyebabnya permasalahan kesehatan yang saat ini berlangsung di Indonesia, " tutur Dr Andi di acara Media Confrence dengan topik " Melakukan Style Hidup Seimbang " di D LAB Co Working Space, Menteng, Jakarta, Kamis (10/11). Selanjutnya Dr Andi menyampaikan, menurut Penelitian Kesehatan Basic (Riskesdas) th. 2013, nyaris separuh dari keseluruhnya populasi orang-orang Indonesia digolongkan kurang aktif beraktivitas fisik, di mana yang paling tinggi ada di Jakarta dengan 44, 2 %.

 

" Data itu tunjukkan, ada physical activity evolution kalau saat ini orang-orang too much sitting, jadi sangat banyak duduk, " imbuhnya. Menurut dia, orang-orang Indonesia saat ini sangat banyak lakukan aktivitas atau kesibukan dengan posisi duduk.

" Waktu ke kantor naik mobil, waktu makan siang juga duduk, pulang kantor di mobil juga duduk lagi. Waktu hingga dirumah, melihat tv juga duduk, " tuturnya. Dr Andi Kurniawan memberikan, berdasar pada satu penelitian di th. 2012 dijelaskan kalau sitting is a new smoking. " Waktu kita merokok satu batang, bisa menurunkan umur harapan hidup 10 menit. Nyatanya, kita duduk kian lebih 2 jam dapat juga menurunkan umur harapan hidup 10 menit, " imbuhnya.